Shikanodai Elementary School

Today I have to visit Shikanodai elementary school with my son who will enter the school next year. He had medical check up and uniform fitting.The school can be reached by about 30 min walk or 15 min bicycle ride from NAIST dormitories. But the road is not friendly for bikers, even for electric bike. It is quite steep.

As an elementary school, the school is big enough. Each grade has 4 classes (If I am not mistaken). I notice that there are cooking lab and English class. There are also wide yard and swimming pool. It seems very interesting to be the student here. I do not know yet about the school tuition fee.

You can find Shikanodai elementary school at: Shikanodai nishi 1-5-2 on google map.

Posted in school | Tagged , , | Leave a comment

Go to dentist @yumehanna clinic, AEON Mal, Gakken Nara Tomigaoka

Last week was my first time to go to dentist ( but not for my children who had been treated earlier). It was good. One staff is very good in speaking English (because actually she was majoring English at college) and so helpful. It was my first experience to visit dental clinic in Japan. And I was surprised because it is a must to take X-ray photo and digital photo of all of your teeth. The dentist needs this information to make a treatment plan.

I thought I had a big cavity on my tooth, but it just an old treated cavity which the filling had been gone…I ate it already ­čśŽ

The plan for me is to refill the cavity with metal filling, and to do teeth cleaning. That was all. And for this first visit, I had to spend about 3000 yen. This price is not very expensive comparing to the price in my country..But the price for children is very good!

My daughter had problems with root cavities on her 2 front teeth. She got 3 times treatments. The first treatment, the dentist cleaned the cavities and removed the nerves, then filled with medicine. It cost only about 600 yen. The second treatment, the dentist changed the medicine to antibiotic, and took an X-ray photo. It cost only about 800 yen. Finally, the filling for 2 teeth was just 1200 yen (the teeth was covered with the filling outside to make the tooth size normal). So, if you have children, do not worry to take them to dental clinic in Japan.

for detail schedule, please visit: yumehanna

 

Posted in Health | Tagged , , , | Leave a comment

Simple cooking #1: special tamagoyaki

Telur adalah bahan makanan yang wajib tersedia di dapur. Entah mau dibuat telur rebus, telur ceplok, atau telur dadar. Yang lebih spesial kalau dibuat tamagoyaki atau telur dadar gulung versi Jepang. Tetapi saya juga punya resep tamagoyaki versi saya yang lebih simpel proses membuatnya, dan tentu saja tanpa menggunakan mirin.

Bahan:

  • Telur 4 buah
  • Bawang putih 2-3 siung, haluskan
  • Daun bawang, iris tipis
  • Tomat ukuran sedang 1 buah, iris tipis jadi 4-5 bagian
  • Garam
  • Merica

Cara membuatnya: campur semua bahan, kocok hingga tercampur merata. Kandungan air dari tomat ini akan membuat telur dadar tidak berminyak/kering dan menjadi lebih lembut. Panaskan minyak goreng di wajan, sekitar 4-5 sendok makan. Tuang semua adonan tadi. Tunggu hingga selapis adonan mulai matang, langsung lipat, tanpa menunggu semua bagian menjadi matang.

Waktu telur dilipat memang adonan yang belum matang akan turun ke bawah. Setelah adonan yang turun tadi sudah agak matang, lipat lagi, begitu seterusnya. Jadi setiap adonan yang belum matang akan turun ke bawah, lalu kita lipat lagi, ditekan-tekan, hingga telur tergulung rapi dan matang sempurna, tetapi tetap lembut di bagian dalamnya. Insya Allah fotonya menyusul…

 

Posted in simple cooking | Tagged | Leave a comment

Pergi ke Dokter

Di Jepang ini, saya beberapa kali pergi ke Dokter, khususnya dokter anak. Ada beberapa dokter dan klinik yang pernah saya kunjungi.

1. DOI Clinic

Klinik ini merupakan klinik untuk anak, berlokasi di Minami Tawara-chi, Ikoma. Hal yang spesial dari klinik ini adalah dokternya bisa berbahasa inggris. Selain itu, klinik ini cukup lengkap menurut saya. Berbagai macam kit tersedia untuk diagnostik infeksi bakteri, mikoplasma, maupun virus. Selain itu terdapat nebulizer dan alat untuk X-ray. Di depan klinik ini terdapat Apotek, Sakamoto pharmacy, tempat untuk menebus respnya. Biasanya kami ke sini dengan naik taksi. Untuk pulangnya, saya meminta tolong staf di Apotek/klinik untuk memanggilkan taksinya, hehe..

2. Clinic Mall Recolax

Lokasinya di gedung Recolax lantai 3, depan stasiun Gakken Nara Tomigaoka. Di klinik ini terdapat beberapa dokter spesialis, yaitu dokter spesialis tulang (Kotake sensei), internist, dokter kandungan/obsgyne, dokter THT, dan dokter mata. Saya pernah beberapa kali ke dokter Kotake waktu anak saya jatuh dan mengalami “pulled elbow”/dislokasi tulang sehingga siku tidak bisa dibengkokkan. Tarif di klinik ini memang relatif lebih mahal, tetapi klinik ini lengkap dan untuk anak-anak usia di bawah 6 tahun, semua biaya akan diganti oleh pihak Ikoma. Di klinik ini juga terdapat alat MRI.

3. Klinik Gigi di Mall AEON Tomigaoka

Di lantai 1 Mall Aeon, terdapat dokter gigi juga. Pasiennya lumayan banyak, khususnya anak-anak. Pelayanannya baik dan jika kita kesulitan berkomunikasi, mereka menggunakan gadget untuk menerjemahkan ke bahasa yang lebih mudah dipahami. Untuk periksa, kita harus membuat janji terlebih dahulu karena ternyata sudah banyak pasien yang mengantri.

4. Klinik tulang Ariyama

Klinik ini berlokasi di Tomigaoka-3-chome. Halte bus ketiga dari Stasiun Gakken Nara Tomigaoka, jalur bus No. 112 jurusan Gakuenmae. Saya mengunjungi klinik ini karena masalah yang sama pada anak saya yang lain dan kebetulan pada hari Sabtu dan klinik di Recolax sudah tutup.

 

Posted in Health | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Halal Restaurants in Kansai Airport

Kansai airport merupakan tempat favorit saya untuk makan Udon. Di Kansai airport sendiri terdapat 2 restoran halal, sanuki udon, di lantai 2 depan domestic arrival dan halal soba di lantai 3. Di hotel Nikko, sebrang Kansai airport, juga tersedia makanan halal, tapi lebih tepatnya saya kurang tahu. Untuk sobanya sendiri, saya belum pernah mencoba karena memang harganya relatif lebih mahal daripada makan udon, hehe..

Di restoran udon, juga tersedia beberapa macam tempura, oden, dan inari sushi. Mengapa saya tidak makan udon di tempat lain? Karena biasanya kuah udon mengandung mirin (kandungan alkohol dari mirin 1~14%) yang membuat jadi tidak halal. Begitu juga inari sushi, tofunya direndam mirin agar terasa manis, begitu juga nasinya. Sebagian besar masakan Jepang memang menggunakan mirin. Yang paling sederhana misalnya, tamagoyaki (Japanese style of “Telur dadar gulung”) juga dibuat menggunakan mirin.

Selain itu, di Kansai airport juga sudah tersedia tempat khusus untuk snack berlabel halal (di lantai 3), meski baru 2 item. Sedangkan item yang lainnya adalah produk yang tidak mengandung babi dan alkohol, tetapi belum tersertifikasi halal. Yang meski di cek ulang ialah kandungan mirinnya juga…┬áMinimal kita sudah lebih dimudahkan untuk memilih produk yang aman, insya Allah.

Posted in Halal | Tagged , , , , | Leave a comment

Di Mana Membeli Makanan Halal di Sekitar Kampus NAIST?

Untuk teman-teman yang akan tinggal maupun berkunjung di kampus NAIST, di Takayama, Ikoma, Nara, ada banyak berita gembira saat ini.

Setiap orang pasti perlu makan dan menyediakan makanan, khususnya bagi Muslim di negara seperti Jepang ini, di mana makanan halal tidak mudah ditemui. Meskipun demikian, saat ini di tahun 2016, sudah banyak perkembangan positif karena sudah semakin banyak tersedia makanan halal maupun restoran halal di Jepang. Jauh berbeda ketika tahun 2008 dulu saya berkunjung ke sini.

Di post ini saya akan membahas di mana saja biasanya kami para NAISTer membeli stok bahan makanan maupun makanan jadi.

1. Gyomu Supa/ OK shop

Gyomu Supa atau kami menyebutnya OK Shop karena di dalamnya selalu diputar lagu dengan kata OK yang diulang-ulang. Di sini banyak tersedia makanan halal. Untuk lebih lengkapnya bisa dicek di link berikut ini https://www.kobebussan.co.jp/english/item/index.php?ic_id=56 dan versi bahasa Jepang yang lebih lengkap http://www.kobebussan.co.jp/item/list.php?gc_id=56.

Di mana lokasi Gyomu Supa di dekat NAIST? Yang paling dekat adalah di Naraoshikuma. Lokasinya relatif dekat dari stasiun Gakken Nara Tomigaoka. Dari stasiun ini, bisa ditempuh melalui bis No. 77 jurusan Takanohara, halte ke-5 dari stasiun, tepat setelah AU shop/AEON bike. Setelahnya, masih jalan kaki menuju dan menyeberang perempatan jalan Narayama Odori. Begitu kita melihat Golf 5-Naraokushima, lokasinya tidak jauh dari sana. Sebagai info tambahan, tepat di depan halte bis tadi, ada sebuah second-hand shop, jadi bisa sekalian cuci mata, hehehe…Pulangnya, kita bisa lewat jalur ini lagi, atau lewat halte bus lain di dekat Baskin Robin. Tetapi bus jalur 11 ini akan menuju ke Gakuenmae. Alternatif yang paling hemat adalah dengan naik kendaraan pribadi atau bersepeda sekaligus olah raga, hehehe…

Lokasi yang kedua adalah di Minami Ikoma. Bagaimana cara jalan ke sana? Pertama tentu kita menuju ke Ikoma (ada banyak jalan menuju Ikoma yaaa). Dari stasiun Ikoma, kita naik lagi kereta jurusan Ooji. Minami Ikoma adalah stasiun yang ke-3 dari stasiun Ikoma. Di Ikoma ada satu lagi OK shop yang sering dikunjungi karena sedang memeriksakan anak ke DOI Clinic. Lokasinya di Minami Tawara. Ya, tetapi untuk ke sana biasanya kami naik taksi…jalur bersepa lumayan berbahaya menurut saya…pernah mencoba sekali dan sudah kapok. Sebetulnya ada jalur bis dari Gakken Kita Ikoma, tetapi bisnya jarang,..(dan saya lupa itu jalur berapa ya,? hehe). Seperti kebanyakan OK shop, OK shop di Minami Ikoma juga berdekatan dengan second-hand shop…

Lokasi yang terakhir adalah di daerah Shin-Omiya. Jangan tertukar dengan Sannomiya ya..lain jurusan. Shin-Omiya adalah satu stasiun sebelum stasiun Kintetsu Nara, setelah stasiun Yamato Saidaiji. Lebih jauh memang, tetapi lebih banyak second-hand shop di daerah sini, hehehe..

2. Aeon

Yang jelas tidak semua makanan yang tidak berlabel halal adalah haram dimakan. Contohnya adalah beras, buah-buahan, ikan-ikan, sayuran, telur, dan itu bisa dibeli di sini, hehehe…Kalau kami kelaparan saat berbelanja di Aeon, biasanya kami beli nasi, yude tamago/telur rebus, pisang, atau buah yang lain. Gorengan yang ada di Aeon, semua digoreng dengan menggunakan minyak yang sama, jadi meski itu gorengan sayur, bisa terkontaminasi dengan bahan hewani. Wallahu a’lam.

Tetapi perlu diingat bahwa di sini adalah di Jepang. Memang, makanan pada dasarnya adalah mubah, tetapi di Jepang ini banyak makanan yang mengandung bumbu dari derivat hewan terutama babi, jadi perlu untuk lebih berhati-hati. Misalnya yang paling sederhana adalah minuman, ternyata mengandung emulsifier dari babi, juga nori/rumput laut, ternyata ada bumbu dari ayam/babi,…Pertama mungkin kita tidak tahu, tetapi jangan lelah untuk mencari tahu, karena itu bukan alasan untuk kita dengan berdalih tidak sengaja. Tetap semangat!

3. Kaldi

Di sini banyak tersedia makanan impor yang halal, semisal Indomie, bihun, kerupuk udang, bumbu Kokita, Bawang goreng, Coklat Ferero rocher, hehe…yang disebut favorit saya. Selain itu juga tersedi es krim halal dari Australia, juga banyak snack yang insya Allah boleh dimakan.

4. Lawson

Favorit saya jika berkunjung di Lawson adalah membeli yude tamago, pisang, telur mentah, salad (yang tidak berbumbu apa-apa), dan roti kastela. Kalau terpaksa juga membeli nasi di sini. Selain itu ada beberapa tipe mochi yang insya Allah boleh dimakan.

5. NAIST Kombini/New Daily Yamazaki

Tidak banyak yang disediakan di sini, hanya terbatas snack, mi instant, minuman dan roti kroasan (roti disimpan di kulkas ya). Ada indikasi Halal yang dipajang juga, jadi mudah mencarinya. Tetapi kita juga bisa membeli telur rebus/yude tamago, rasanya agak asin gitu, nasi, salad, pisang, beberapa tipe mochi. Nasi juga bisa dibeli di kantin.

6. Jupiter

Berlokasi di basement dari gedung Paradise, dekat Kintetsu Gakuenmae. Item yang dijual mirip dengan item yang dijual di Kaldi, import food.

7. Online shop: Baticrom, Okubo, Sariraya

Varian yang tersedia di sini lebih banyak. Dari daging halal, makanan siap saji, bumbu-bumbu instant hingga bumbu-bumbu dapur seperti bawang merah, sereh, daun jeruk dan asam jawa. Untuk lebih lengkapnya, silahkan dicek di masing-masing web terkait ya..

Selamat berbelanja!

 

 

Posted in Halal | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Nihon no seikatsu

Watashi wa mainichi kenkyushitsu e ikimasu. Shigoto wa isogashi desu ga omoshiroi desu. Watashi no sensei wa ii desu, soshite shinsetshu desu. Watashi no tomodachi wa yasashi desu. Nihon no seikatsu wa tottemo tanoshi desu.

Susahnya hidup di Jepang, masalah makanan dan tempat ibadah. Kalau sudah tinggal di sana, bisa mengusahakan makanan yang insyaAllah halal, tapi klo mau jalan-jalan, tetep aja susah nyari tempat buat sholat. Mau wudhu juga kadang susah. Tapi intinya ya, kita harus belajar cuek, asal ga terlalu mencolok sehingga mengundang keributan, hehe…Harus punya jadwal waktu sholat karena ga ada adzan, siap kompas karena seringkali kita ga tahu arah, atau bertanya saja bagi yang bisa bahasa Jepang, bawa sajadah mini yg bisa dibawa ke mana-mana, selain itu, untuk muslimah, pakailah hijab yang benar sehingga bisa sekaligus dipakai sholat, paling bawa kaos kaki cadangan. Kalo sholat di tempat umum, pake putih2, tiba-tiba dikerumunin orang kan ga seru banget..apalagi didatengin satpam, hehe…Harus selalu siap botol mineral, walau kosong juga berguna, terutama di tempat-tempat yang hanya tersedia tisu di toiletnya, kita bisa ngambil air di wastafel. Tapi kalo sudah terbiasa dengan tisu juga ga masalah, hehe..Di mana pun kita berada, selalu ada suka dan duka..yang penting, kita harus selalu mensyukuri atas apa yang kita jalani dan kita dapatkan..

Posted in Kyoto | Leave a comment